Coretan

Terminal

Seorang sopir menyesal dengan teramat dalam,

saat ia tersadar dirinya sudah sampai di Terminal.

Batinnya menyesal,

seaindanya bisa membalik kemudi

ingin rasanya kembali ke jalanan.

Mencari penumpang

sesabar dan sebanyak mungkin.

Read More
Coretan

Telepon Mama

Mamaku menelepon, malam ini. Bertanya kabar. Dalam jarak yang terbentang, doa Mama menyatukan semuanya. Termasuk keinginanku untuk pulang kampung. Namun ikhtiar menuju kesana terganjal tiket yang habis. “Ma, tiket kereta habis” kataku dalam SMS yang langsung berbalas dering telepon. mamaku menelepon, malam ini. Sudah makan belum? Kalimat pembuka yang memastikan anaknya ini tidak kelaparan. Ah jadi kangen masakan mama. Sayur Bening dan Sambel Goreng Tempe.

Read More
Coretan

Kataku padamu

Kata pedal rem pada pedal gas. Aku tak mungkin meninggalkanmu, meski terlalu lama kita bersama dalam diam.

 

Salam dari Inyonge

Read More
Coretan

Jangan Ada Kursi Kosong Diantara Kita

11053243_10206620109794010_4829200168012808888_n

Rasanya, selalu saja ada alasan untuk kembali naik bis. Silaturahmi dengan deretan kursi yang setia menunggu penumpang, meski kadang dikecewakan ia tetap ikhlas menerima takdirnya. Atau merindukan senyum ramah sang sopir yang mengerti benar bagaimana menjaga amanah, atau juga kondektur yang mempunyai ilmu tenaga dalam; dapat tidur dengan posisi berdiri. Terminal sebagai muara bis yang bagi sebagian orang tempat menyeramkan bagi saya sudah seperti halaman samping tempat bermain, playon atau lari-larian menunggu senja datang berganti deretan bus malam. Rembulan pun minder melihat pancaran lampu bus malam; lalu bersembunyi dibalik asap knalpot.

Read More
Coretan

Kenapa Turun dari Bus Harus Kaki Kiri Terlebih Dahulu?

Kaki kiri!!
Kaki kiri!!
Kaki kiri!!

Pasti kita semua sering mendengar teriakan seperti itu. Setiap ada penumpang yang hendak turun, diingatkan oleh kernet untuk melangkahkan kaki kiri terlebih dahulu. Pertanyaannya adalah kenapa harus kaki kiri? Adakah yang kemudian iseng-iseng pakai kaki kanan terlebih dahulu?

Read More
Coretan

Kenapa Penumpang Disebut Sewa?

sumber: https://www.google.com/search?q=penumpang+bus&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiGy__iurDKAhWBGY4KHQjXCaYQ_AUIBygB&biw=1920&bih=941#tbm=isch&q=penumpang+kopaja+p20&imgrc=CLTszkpDr2wAVM%3A

Pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta sekitar dua tahun yang lalu. Naik bus Ramayana nomor lambung E1 dari Terminal Jombor, Jogjakarta menuju Terminal Lebak Bulus di Jakarta Selatan. Inilah pertama kali saya ke Jakarta.

Keesokan harinya, saya nyari Kopaja P20 dari Lebak Bulus buat nganter saya ke daerah Kuningan. Tempat saya magang jadi Copywriter Penulis Naskah Iklan di salah satu biro iklan advertising agency. Nah, yang saya bingung, kebanyakan kenek bilang “Sewa” ketika ada penumpang yang nyetop bis.

Read More
1 2